DTW Santirah Pangandaran Ditutup 4–5 Oktober, Dilirik Jadi Lokasi Syuting Film

- Penulis

Sabtu, 26 September 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN 26/9/2026— Kabar membanggakan datang dari Desa Wisata Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. DTW Santirah, destinasi wisata river tubing yang dikenal dengan keindahan alamnya, bakal menjadi lokasi kegiatan syuting film pada awal Oktober 2026.

Untuk mendukung kelancaran proses produksi, DTW Santirah akan ditutup sementara secara total bagi wisatawan pada 4–5 Oktober 2026.

Penutupan tersebut dilakukan bukan karena adanya persoalan pada destinasi wisata, melainkan sebagai langkah untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan selama proses produksi film berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara, A. Md (Ugas), mengatakan terpilihnya DTW Santirah sebagai lokasi syuting menjadi kabar positif bagi Desa Wisata Selasari. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan potensi wisata alam Selasari mulai mendapat perhatian lebih luas, termasuk dari industri perfilman.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi Desa Wisata Selasari. Santirah mendapat perhatian dari industri film. Kita berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata Selasari lebih luas,” ujar Ugas, Sabtu (26/9/2026).

Ia menambahkan, seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pengelola hingga pelaku usaha wisata, diharapkan dapat mendukung proses produksi dengan tetap mengutamakan ketertiban dan keamanan.

Penutupan sementara juga dilakukan untuk menghindari adanya aktivitas wisatawan yang berpotensi mengganggu proses pengambilan gambar. Di sisi lain, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan wisatawan, kru film, pemandu, pelaku usaha maupun masyarakat di sekitar kawasan DTW Santirah.

Pengelola mengimbau wisatawan, pemandu wisata, agen perjalanan, pengelola homestay serta pelaku usaha pariwisata yang telah memiliki agenda kunjungan pada 4–5 Oktober 2026 agar menyesuaikan kembali jadwal kunjungannya.

DTW Santirah akan kembali dibuka setelah seluruh rangkaian kegiatan syuting selesai dan kawasan destinasi dinyatakan aman serta siap kembali menerima wisatawan.

Baca Juga:  Perbaikan Lening Saluran Irigasi di Blok BN 8 Rawaapu Jadi Perhatian, PPK Minta Pelaksana Ikuti Gambar dan Instruksi Pengawasan

Terpilihnya Santirah sebagai lokasi syuting juga menjadi momentum strategis bagi Desa Wisata Selasari dan pariwisata Pangandaran. Selama ini, Santirah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan aktivitas river tubing dengan karakter sungai, panorama alam serta suasana pedesaan yang masih asri.

Masuknya kawasan Santirah ke dalam kegiatan produksi film diharapkan dapat menjadi promosi tidak langsung bagi destinasi wisata tersebut. Jika tayangan film nantinya menjangkau masyarakat luas, wajah alam Santirah berpeluang semakin dikenal dan mendorong rasa penasaran wisatawan untuk berkunjung.

Bagi Desa Wisata Selasari, momentum ini bukan sekadar penutupan destinasi selama dua hari. Lebih dari itu, perhatian industri kreatif terhadap Santirah menjadi sinyal bahwa potensi wisata alam Pangandaran memiliki daya tarik untuk tampil di ruang yang lebih luas, termasuk melalui industri perfilman nasional.

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Reruntuhan Ruang Guru dan Perpustakaan SDN 3 Batulawang: Bangunan 14 Tahun Ambruk
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB