Proyek Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja Jadi Sorotan

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Proyek Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja Jadi Sorotan: Belum Lama Selesai, Fisik Bangunan Sudah Retak dan Ambrol

CILACAP26/7/2026 – Pekerjaan lining saluran irigasi di Desa Bumireja, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, mendadak memantik sorotan publik.

Pasalnya, infrastruktur irigasi di bawah naungan BBWS Citanduy melalui Satker SDA OP 2 yang baru rampung sekitar lima bulan lalu itu kini kondisinya amat memprihatinkan: mengalami keretakan parah di hampir sepanjang fisik bangunan hingga terancam ambrol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil pantauan dan investigasi langsung di lokasi, keretakan menganga tampak mengular di berbagai titik vital dinding lining.

Kondisi fisik yang ringkih padahal usianya masih seumur jagung ini memicu spekulasi dan pertanyaan besar warga terkait mutu pengerjaan, standar material yang digunakan, hingga kualitas pengawasan proyek di lapangan.

“Bangunan ini baru selesai sekitar lima bulan, tapi kondisinya sudah retak-retak di mana-mana dan terancam ambrol.

Kalau pengerjaannya terkesan asal-asalan begini, yang paling dirugikan tentu para petani yang bergantung pada kepastian pasokan air irigasi,” ujar salah seorang warga setempat saat ditemui di lokasi.

Desak Evaluasi Teknis dan Optimalisasi Masa Pemeliharaan
Kondisi tersebut menuntut langkah konkret dari instansi penanggung jawab.

Masyarakat mendesak pihak BBWS Citanduy bersama Satker SDA OP 2 untuk tidak tinggal diam dan segera menerjunkan tim ahli guna melakukan audit teknis secara menyeluruh.

Sejumlah poin penting yang menjadi perhatian publik antara lain:
Tanggung Jawab Masa Pemeliharaan: Mengingat usia pengerjaan baru berjalan lima bulan, proyek ini secara regulasi masih berada dalam Masa Pemeliharaan (Retention Period).

Pihak penyedia jasa/kontraktor pelaksana memiliki kewajiban hukum untuk segera melakukan perbaikan substansial—bukan sekadar penambalan formalitas atau kosmetik semata.

Baca Juga:  Pangandaran Bangkit, AWP Perkuat Sinergi Pers, Polisi dan Pemda untuk Tekan Disinformasi dan Dorong Pariwisata

Evaluasi Pengawasan Lapangan: BBWS Citanduy didesak mengevaluasi secara ketat kinerja tim pengawas dan pelaksana proyek agar setiap pembangunan infrastruktur publik benar-benar memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Antisipasi Dampak bagi Sektor Pertanian: Jika keretakan dibiarkan tanpa penanganan permanen, struktur saluran berpotensi jebol saat debit air meningkat.

Hal ini dikhawatirkan dapat melumpuhkan distribusi air ke lahan pertanian warga di wilayah Kedungreja.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya penanganan teknis maupun aktivitas perbaikan di titik-titik saluran yang mengalami kerusakan.

Sebagai wujud kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik dan prinsip keberimbangan berita (cover both sides), redaksi media ini membuka ruang Hak Jawab dan Hak Klarifikasi seluas-luasnya bagi BBWS Citanduy, Satker SDA OP 2, maupun pihak pelaksana pekerjaan untuk memberikan tanggapan resmi terkait kondisi tersebut.(Tim,red)

2 tanggapan untuk “Proyek Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja Jadi Sorotan”

  1. Akhir akhir ini memang banyak proyek yang terkesan di garap asal asalan, anggaran besar tapi hasilnya tidak sesuai spek, tentu sebagai warga masyarakat kami jadi curiga jangan jangan dana nya buat bancakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebut Korupsi di Bogor Berakar Sistematis, Prof. Sutan Nasomal Minta KPK Jangan Basa-Basi
Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Datangi Imigrasi Depok, disambut langsung Kakanim Depok*
Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Penggelapan Jual Beli Mobil, Korban Rugi Rp115 Juta
Lubang Perbaikan Jalan di Jalinsum Way Kanan Telan 10 Korban, Warga Tuntut Tindakan Cepat
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN  
Polresta Banyumas Gagalkan Pencurian Kabel BTS Di Purwokerto, Dua Orang Diamankan
Panitia pilkades sidamulya tetapkan dpt sebanyak 3.514 pemilih terbagi menjadi 3 tps
Plang Larangan Merokok di Pangandaran Ramai Disorot, Dinkes Buka Suara: Bukan Sekadar Ancaman Sanksi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:42 WIB

Sebut Korupsi di Bogor Berakar Sistematis, Prof. Sutan Nasomal Minta KPK Jangan Basa-Basi

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17 WIB

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Datangi Imigrasi Depok, disambut langsung Kakanim Depok*

Sabtu, 26 September 2026 - 06:13 WIB

Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Penggelapan Jual Beli Mobil, Korban Rugi Rp115 Juta

Sabtu, 26 September 2026 - 02:45 WIB

Lubang Perbaikan Jalan di Jalinsum Way Kanan Telan 10 Korban, Warga Tuntut Tindakan Cepat

Sabtu, 26 September 2026 - 01:53 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN  

Berita Terbaru