Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Perhutani KPH Banyumas Barat Rangkul Forkopincam Jeruklegi

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JERUKLEGI – Sebagai langkah strategis dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melaksanakan koordinasi kewilayahan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Jeruklegi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Administratur KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut., yang disampaikan melalui Wakil Administratur KSKPH, Ari Kurniawan.

Dalam instruksinya, pihak manajemen menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk mengoptimalkan tugas operasional di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti arahan tersebut, Asisten Perhutani (Asper) BKPH Rawa Timur, Kusnadi, memimpin langsung koordinasi dengan jajaran Forkopincam Jeruklegi.

Fokus utama pertemuan ini adalah membangun komunikasi yang efektif agar tercipta suasana kerja yang kondusif di kawasan hutan yang berada di wilayah administratif Kecamatan Jeruklegi.

Dalam keterangannya, Administratur KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, menegaskan bahwa sinergi ini sangat krusial bagi keberlangsungan ekosistem.

“Hutan yang lestari adalah pagar serta benteng NKRI yang memberikan dampak positif, baik secara sosial bagi masyarakat sekitar maupun secara ekologi bagi lingkungan.

Kami berharap koordinasi lintas sektoral ini semakin mempererat hubungan dalam mengawal kawasan hutan kita,” ujar Hery.

Lebih lanjut, Hery juga menitipkan pesan kepada seluruh jajaran di setiap Satuan Kerja (Satker) agar senantiasa memiliki rasa handarbeni (memiliki dan menjaga) terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kesolidan tim dalam menghadapi tantangan di lapangan.

“Tetap solid, jalankan tanggung jawab dengan penuh dedikasi. Salam Rimbawan, salam hutan lestari,” pungkasnya.

Koordinasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meminimalisir potensi gangguan keamanan hutan serta memperkuat peran serta masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian hutan di wilayah Banyumas Barat.(Red)

Baca Juga:  KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus dan Perketat Pengawasan Mutu Memasuki September 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Reruntuhan Ruang Guru dan Perpustakaan SDN 3 Batulawang: Bangunan 14 Tahun Ambruk
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB