PANGANDARAN — 03/09/2026 – Dua organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pangandaran, DPC 234 Solidarity Community (234 SC) dan MPC Pemuda Pancasila Pangandaran, sepakat memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka saat jajaran DPC 234 SC Kabupaten Pangandaran bersilaturahmi ke Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran di Jalan Bulak Laut, Pangandaran, Kamis (3/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi sekaligus membahas peluang kerja sama dalam sejumlah bidang, mulai dari sosial, budaya, olahraga hingga otomotif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPC 234 SC Kabupaten Pangandaran, Tushendar, mengatakan kedekatan antara 234 SC dan Pemuda Pancasila memiliki akar historis dan kekeluargaan yang cukup kuat.
Menurutnya, hubungan tersebut tidak seharusnya berhenti pada silaturahmi, tetapi perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
«“Hubungan 234 SC dengan Pemuda Pancasila memiliki kedekatan historis dan kekeluargaan. Karena itu, sudah saatnya hubungan ini kita terjemahkan dalam bentuk sinergi dan kegiatan nyata yang positif serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Tushendar.»
234 SC Pangandaran Buka Ruang Kolaborasi
Tushendar juga mengajak kader Pemuda Pancasila Pangandaran yang memiliki minat di bidang sosial, budaya, olahraga maupun otomotif untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan 234 SC.
Ia menegaskan, kolaborasi tersebut bukan dimaksudkan untuk mengubah identitas maupun keanggotaan organisasi, melainkan memperluas ruang pengabdian.
«“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi saudara-saudara kita dari Pemuda Pancasila untuk bergabung di 234 SC Pangandaran. Mari sama-sama berbuat, berkarya dan menyalurkan energi positif melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini bukan soal berpindah keluarga, tetapi memperluas ruang pengabdian,” ujarnya.»
Menurut Tushendar, sinergi juga dapat dilakukan dari arah sebaliknya. Kader 234 SC yang memiliki ketertarikan terhadap kegiatan Pemuda Pancasila dipersilakan untuk berkontribusi dengan tetap memperhatikan aturan organisasi masing-masing.
«“Saya juga mengimbau kader 234 SC untuk tidak ragu bersinergi dan bergabung dalam kegiatan Pemuda Pancasila. Kita ini satu rumpun dan memiliki semangat kekeluargaan. Yang terpenting adalah bagaimana keberadaan kita bisa memberikan manfaat dan kontribusi positif,” katanya.»
Tegaskan Tidak Ada Peleburan Organisasi
Tushendar menjelaskan, 234 SC saat ini telah mengalami perubahan dari komunitas menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas). Dengan status tersebut, terdapat aturan yang mengatur keanggotaan serta aktivitas kader.
Ia menyadari terdapat ketentuan mengenai keterlibatan anggota dalam organisasi kemasyarakatan lain. Namun, menurutnya, hubungan 234 SC dan Pemuda Pancasila mempunyai latar belakang historis dan kekeluargaan yang cukup kuat.
Karena itu, setiap bentuk sinergi tetap akan dilakukan dengan menghormati aturan dan ketentuan masing-masing organisasi.
«“Memang secara umum ada ketentuan mengenai kader atau anggota ormas agar tidak aktif di ormas lain. Tetapi dalam konteks 234 SC dan Pemuda Pancasila, kita memiliki hubungan historis dan kekeluargaan yang sangat kuat. Tentu semuanya tetap harus dijalankan dengan menghormati aturan dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.»
Ia juga menegaskan bahwa penguatan hubungan tersebut bukan berarti kedua organisasi akan melebur menjadi satu.
«“234 SC tetap 234 SC, Pemuda Pancasila tetap Pemuda Pancasila. Kita tidak sedang meleburkan organisasi. Kita justru ingin membangun hubungan yang lebih kuat, saling menghormati dan saling mengisi,” tegas Tushendar.»
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran, Eko Suhartono, menyambut positif langkah yang dilakukan 234 SC Pangandaran.
Menurut Eko, hubungan historis yang telah terjalin antara Pemuda Pancasila dan 234 SC perlu diarahkan menjadi kerja sama yang konstruktif.
«“Yang terpenting adalah bagaimana hubungan ini tetap terjalin dengan baik, saling menghormati aturan organisasi masing-masing, serta mampu melahirkan kegiatan yang positif. Kami tentu menyambut baik setiap upaya untuk memperkuat persaudaraan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat Pangandaran,” kata Eko.»
Secara historis, 234 SC didirikan oleh Japto Soerjosoemarno, Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila yang juga disebut sebagai Pembina 234 SC Indonesia.
Dalam rangka memperkuat hubungan tersebut, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran juga ditetapkan sebagai Dewan Penasihat 234 SC Pangandaran.
Targetkan Kegiatan Sosial dan Produktif
Ke depan, Tushendar berharap hubungan antara 234 SC Pangandaran dan Pemuda Pancasila semakin solid serta mampu menghasilkan berbagai kegiatan yang produktif.
Ia menyebut bidang sosial, budaya, olahraga dan otomotif menjadi sejumlah sektor yang terbuka untuk dikolaborasikan.
«“Harapan kami, keluarga besar 234 SC dan Pemuda Pancasila di Pangandaran semakin solid. Mari kita satukan energi, bukan untuk kepentingan kelompok semata, tetapi untuk kegiatan sosial, budaya, olahraga, otomotif dan berbagai kegiatan positif lainnya,” tuturnya.»
Ia menambahkan, keberadaan organisasi kemasyarakatan harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
«“Pada akhirnya, kita ingin hadir dan memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat serta pembangunan Kabupaten Pangandaran,” pungkas Tushendar.»
Sysfarras












