PATIMUAN, CILACAP 4/10/2026– Gereja Kristen Jawa (GKJ) Hosiana Patimuan menyelenggarakan Pelayanan Sakramen Perjamuan Kudus dengan penuh khidmat, ketenangan, dan rasa syukur bertempat di Gedung Gereja Utama GKJ Hosiana Patimuan, Desa Purwodadi, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.
Ibadah sakramen ini diikuti oleh ratusan jemaat dari berbagai wilayah pelayanan di lingkungan GKJ Hosiana Patimuan. Pelaksanaan Perjamuan Kudus merupakan salah satu sakramen utama dalam tradisi gereja yang dilaksanakan untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib melalui simbol Roti dan Anggur.
Ibadah dipimpin langsung oleh Pdt. Handono Prasetyo Wardana. Dalam penyampaian Firman Tuhan, beliau menekankan bahwa Perjamuan Kudus bukan sekadar ritual tahunan atau kebiasaan keagamaan semata, melainkan momen pembaharuan iman yang mendalam bagi setiap individu jemaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui Roti yang kita pecahkan dan Anggur yang kita minum, kita tidak hanya mengenang pengorbanan Kristus yang menebus dosa kita, tetapi juga diingatkan akan persatuan kita sebagai satu tubuh Kristus. Momentum ini memanggil seluruh jemaat untuk memperbarui komitmen hidup, saling mengampuni, serta menjadi pembawa kasih dan perdamaian di tengah keluarga dan masyarakat,” pesan Pdt. Handono Prasetyo Wardana dalam khotbahnya.
Selain sebagai peringatan akan karya keselamatan, pelayanan sakramen ini juga menekankan empat makna penting bagi kehidupan beriman jemaat:

Peringatan Kasih Kristus (Peringatan): Mengingat kembali pengorbanan tubuh dan darah Yesus Kristus.
Ekaristi (Ungkapan Syukur): Menyampaikan ucapan syukur yang mendalam atas rahmat keselamatan Allah.
Komunion (Persekutuan): Mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar sesama jemaat tanpa membeda-bedakan.
Refleksi Diri (Pembaruan Hidup): Memohon pengampunan dosa dan memperbarui tekad untuk hidup bersaksi melalui tindakan nyata sehari-hari.
Seluruh rangkaian Ibadah Pelayanan Sakramen Perjamuan Kudus berjalan dengan aman, lancar, dan penuh suasana sukacita. Majelis Gereja menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pelayan gereja, serta masyarakat sekitar yang turut mendukung terciptanya suasana ibadah yang kondusif.
Redaksi.











