PANGANDARAN 15/9/2026— Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, bakal semarak selama empat hari. Pemerintah Desa Batukaras bersama Karang Taruna Desa Batukaras menyiapkan rangkaian Milangkala Desa Batukaras ke-121 yang memadukan tradisi, budaya, keagamaan, kegiatan sosial, hiburan, hingga promosi produk UMKM masyarakat.
Mengusung tema “Milangkala Desa Batukaras 121 Tahun: TARAJE (Naek Tangga Pikeun Kamajuan Sarerea)”, perayaan hari jadi tersebut akan berlangsung mulai 20 hingga 23 September 2026, dengan pusat kegiatan di Lapangan Jaya Giri Mandala, Batukaras.
Tak sekadar menjadi pesta rakyat, Milangkala Desa Batukaras ke-121 dirancang sebagai ruang kebersamaan sekaligus panggung untuk memperkenalkan potensi seni, budaya, kreativitas, dan produk lokal kepada masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke kawasan Batukaras.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua pelaksana kegiatan, Baban Rusmayadi (Macin), mengatakan seluruh rangkaian acara dipersiapkan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat melalui Karang Taruna Desa Batukaras sebagai pelaksana.
Beragam kegiatan telah disiapkan sejak hari pertama hingga puncak perayaan. Nuansa keagamaan akan membuka rangkaian acara pada Minggu, 20 September 2026.
Kegiatan diawali dengan Lomba Keagamaan pada pukul 08.00 WIB. Malam harinya, masyarakat akan mengikuti Tabligh Akbar dan Istigosah bersama KH. Asep Hidayatul dari Tasikmalaya yang dijadwalkan mulai pukul 19.30 WIB.
Memasuki Senin, 21 September 2026, kemeriahan berlanjut dengan Lomba Mancing di Situ Cisampiang mulai pukul 08.00 WIB.
Sore hingga malam hari, masyarakat akan disuguhi Festival Liwet 1 Desa yang berlangsung pukul 17.00 hingga 21.00 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran perdana film lokal “Tapak Karuhun: Pendekar 121” karya Regang BK pada pukul 21.00–23.00 WIB.
Film tersebut menjadi salah satu sajian khusus dalam Milangkala Desa Batukaras ke-121. Diproduksi oleh Regang Studios Production dan TM Creative, film ini mengangkat semangat penghormatan terhadap sejarah, seni, budaya, serta nilai-nilai leluhur yang tumbuh di tengah masyarakat Batukaras.
Pada Selasa, 22 September 2026, kegiatan semakin beragam. Pagi hari dimulai dengan Jalan Santai dan Live Music pada pukul 07.30 WIB.
Dalam waktu bersamaan, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Gerakan Pangan Murah, Donor Darah, serta Cek Kesehatan Gratis yang dimulai pukul 08.00 WIB.
Malam harinya, kekayaan seni budaya Sunda akan ditampilkan melalui pertunjukan Ronggeng Gunung mulai pukul 19.30 WIB.
Puncak Milangkala Desa Batukaras ke-121 akan berlangsung pada Rabu, 23 September 2026. Sejumlah agenda besar telah disiapkan untuk menutup rangkaian perayaan tersebut.
Pagi hari, masyarakat akan diajak mengikuti Carnaval Budaya yang dimulai dari Stadion Serka Dedi Unadi menuju Lapangan Jaya Giri Mandala pada pukul 08.30 WIB.
Kemudian dilanjutkan dengan Live Music Coffe Break Band pada pukul 10.00 WIB serta rangkaian Kamonesan yang berlangsung hingga malam.
Kemeriahan puncak acara semakin istimewa dengan penampilan khusus seniman Sunda, H. Yayan Jatnika, yang dijadwalkan tampil mulai pukul 22.00 WIB.
Kehadiran Yayan Jatnika diperkirakan menjadi salah satu magnet utama bagi masyarakat dan wisatawan untuk datang menyaksikan langsung puncak perayaan Milangkala Desa Batukaras ke-121.
Selain berbagai pertunjukan dan kegiatan masyarakat, panitia juga menyediakan Bazzar UMKM yang menghadirkan beragam kuliner serta produk lokal.
Keberadaan bazar tersebut diharapkan turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM Desa Batukaras untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada pengunjung.
Dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari, Milangkala Desa Batukaras ke-121 diharapkan bukan hanya menjadi momentum perayaan hari jadi desa, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat, melestarikan budaya lokal, serta mengangkat potensi ekonomi dan kreativitas warga.
Masyarakat umum maupun wisatawan dipersilakan hadir dan meramaikan seluruh rangkaian kegiatan. Seluruh acara Milangkala Desa Batukaras ke-121 terbuka untuk masyarakat dan tidak dipungut biaya.
Sysfarras











