PANGANDARAN 9/9/2026 Keselamatan nelayan saat menghadapi kondisi laut menjadi perhatian serius Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tanjung Intan Cilacap. Edukasi keselamatan pelayaran pun diperkuat melalui pembagian perlengkapan keselamatan langsung kepada nelayan di kawasan Cikidang, Kabupaten Pangandaran.
Upaya tersebut dilakukan dalam Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) dan Hari Menara Suar Tahun 2026, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan ini menyasar masyarakat pesisir, khususnya nelayan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlengkapan keselamatan sebelum maupun ketika menjalankan aktivitas di laut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Distrik Navigasi Tanjung Intan Cilacap, Dian Nurdiana, mengatakan Cikidang dipilih karena menjadi salah satu kawasan dengan aktivitas nelayan yang cukup tinggi.
Selain aktivitas perikanan, wilayah tersebut juga memiliki sejumlah infrastruktur navigasi yang berperan dalam mendukung keselamatan dan kelancaran pelayaran.
Hari ini kami melaksanakan kampanye keselamatan pelayaran dan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional serta Hari Menara Suar Tahun 2026,” ujar Dian.»
160 Jaket Pelampung Dibagikan
Kampanye keselamatan tidak hanya dilakukan melalui penyuluhan. Distrik Navigasi Tanjung Intan juga menyerahkan sejumlah perlengkapan yang dapat digunakan nelayan untuk meningkatkan keselamatan selama berada di laut.
Sebanyak 160 jaket pelampung, 50 lampu penerang (center lamp), dan 160 paket sembako dibagikan kepada para nelayan.
Bantuan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah stakeholder yang berada di Kabupaten Pangandaran.
Dian menegaskan, bantuan perlengkapan keselamatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan sosial dalam rangka memperingati Harhubnas dan Hari Menara Suar.
Lebih jauh, perlengkapan yang diberikan diharapkan dapat mendorong nelayan membangun kebiasaan untuk selalu mengutamakan keselamatan sebelum berangkat dan selama menjalankan aktivitas di laut.
Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan edukasi keselamatan. Kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat, khususnya para nelayan,” katanya.»
Dorong Budaya Keselamatan Nelayan
Menurut Dian, keselamatan pelayaran tidak dapat dibangun hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, nelayan, serta berbagai pemangku kepentingan agar budaya keselamatan benar-benar menjadi bagian dari aktivitas masyarakat pesisir.
Karena itu, edukasi mengenai penggunaan perlengkapan keselamatan dinilai perlu dilakukan secara konsisten dan menyentuh langsung kelompok nelayan sebagai pengguna jasa dan pelaku aktivitas di laut.
Dian berharap kampanye keselamatan pelayaran dan kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan penerima manfaat yang lebih luas.
Ke depan kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara konsisten. Kami akan melibatkan para nelayan dan berkoordinasi dengan stakeholder yang ada, sehingga pemerintah bisa terus hadir memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat, terutama para nelayan,” pungkasnya.
Sysfarras












